Si Cantix (Holland Loop)


Kelinci berikutnya yang kita punyai adalah jenis holland loop. Kalo ponakan mas bro manggilnya si antix anget (baca: cantix banget) karena emang warna bulu dan bentuknya yang menggemaskan. Apalagi dulunya kita kan Cuma punya si imutz (item mutlak,hehehe…) jadi begitu liat si holland loop ini kontan aja ponakan mas bro terpesona. Makanya kemudian dijuluki si cantix (banget).

Kebetulan kita punya holland loop sepasang. Kita belinya barengan ma si flame dan si ND. Waktu kita beli dulu masih berumur empat bulanan. Menurut cerita pemiliknya (gus ali) kelinci holland ini dulu induk jantannya adalah juara kontes kelinci. Makanya gus ali wanti2 agar kalo ntar dah dikawinin dan beranak, dia minta anakannya ada yang dijual ke dia. Coz katanya mau dia pelihara gitu.

Holland loop adalah salah satu jenis kelinci yang memiliki keunikan di telinganya. Kalo kelinci lain biasanya telinganya berdiri tegak, maka kalo yang jenis holland loop (juga fuzzyloop) telinganya menjuntai ke samping. Bentuknya juga unik, yaitu menyerupai lonceng. Kelinci ini juga termasuk kelinci berbulu panjang. Jadi mesti lebih rajin menjaga kebersihan kandangnya, agar bulunya tetap bersih dan tidak menggumpal. Untuk selebihnya sih perawatannya sama kayak kelinci jenis lain. Makanannya pun gak perlu yang khusus. Beda sama kucing anggora/persia yang butuh makanan khusus, misale makanannya disamain ma kucing kampung (bukan kucing garong ya!hehhehe..), maka bulu2nya akan gampang rontok.

Satu hal yang perlu diketahui dari kelinci jenis holland loop adalah kelinci jenis ini termasuk agresif. Artinya kalo dikumpulin kelinci jenis lain, meskipun Cuma sebentar, dia akan cenderung menyerang kelinci jenis lain. Padahal kalo dari segi ukuran badan, kelinci ini badannya termasuk kecil, tapi sangat agresif dan berani.

Kita pernah punya pengalaman akan hal ini. Waktu beli, kita dah diperingatkan oleh gus ali tentang karakteristik jenis holland loop yang agresif. Dan itu terbukti waktu kita melakukan renovasi kandang, yang memaksa kita untuk mengumpulkan beberapa kelinci dalam satu kandang untuk sementara waktu. Kita sebenarnya dah memprhitungkan agresifitas si holland loop, jadi kita siasati dengan kita kumpulkan sama si flame. Tapi tetep aja si flame diserang2 gitu, padahal badannya hampir 2x lipat, tapi si holland loop gak takut. Karena kita liat si flame ketakutan, akhirnya waktu itu kita lepas di pekarangan untuk sementara waktu biar gak diserang terus sama si holland loop.

Advertisements

About abrabbitjogja

Pengen jadi pengusaha sukses, jalan2 keliling indonesia & eropa, punya keluarga yang bahagia, mati masuk syurga ^_^
Gallery | This entry was posted in My Rabbit and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s